“Bapak nakal ih !” senyumnya nakal dalam gendongan Pak Ratman. Dia berdiri dan meyiram shower ke tubuhnya untuk membersihkan busa-busa sabun, kemudian dia keluar dari bak dan melap tubuhnya dengan handuk. Bokep “Ah, Bapak kan cuma liat dari luarnya aja, sebenernya dunia saya ini ga seindah itu kok Pak, bisa dibilang munafik, kita ngapain aja harus jaga imej, susah jadi diri sendiri, hidup emang ga ada yang kurang, tapi masih belum happy, yah tapi ginilah Pak kalau kerja begini, mau gimana lagi !” jawab Diana menghembuskan nafas panjang.“Ssshhh…!” desisnya lirih ketika tangan Pak Ratman membelai payudaranya di bawah air sana. Mereka lalu mandi bersama, Pak Ratman menggosok-gosok tubuh Diana dengan telapak tangannya, sesekali dia remas lembut payudara dan putingnya. “Boleh aja, tapi tolong kalau di depan orang lain jaga sikap yah”
Habis menjawab kembali bibirnya dilumat oleh Pak Ratman, tangan kasarnya kembali menjelajahi tubuh mulusnya. Puting Diana yang berwarna kemerahan mengeras akibat gesekan-gesekan jari











