“Mas.. Jangan”Lalu aku bopong Mirandaku yang terikat itu ke kamar tidur yang satu lagi di apartemanku. Bokep Family Rambutnya terurai panjang hingga punggung, wajahnya yang cantik nyaris serupa dengan penyiar cantik yang terkenal itu.Miranda namanya, selalu mengusik kalbuku hingga kini. Aku mesti ke kantor nich.. Kulihat Miranda masih belum sadar.. Maksudku dia mengenakan blus merah yang tertutup dari lehernya dengan berkerah shang-hai dengan kancing-kancing warna emas yang manis dan tertib berbaris dari leher hingga bagian bawah pinggangnya.Memakai rok warna hitam yang 10cm dari lutut, bersepatu mirip pantovel dengan tali yang melintang di bawah pergelangan kakinya.. “Jangan Mas.. Suasana di jalan relatif sepi di Senin malam itu. Semoga kamu betah disini..” ledekku kemudian mengunci kamar itu dari luar.Jadilah Miranda terikat erat dan disekap di salah satu kamar di apartemanku.




















