Malah sembari mengulum puting susunya, saya mulai melepas rok yang dipakainya. Bokeb Matanya terbeliak waktu kulepas celana dalamku hingga kontolku tersembul keluar.Dengan terbata-bata ia berkata, “Pak saya takut Pak, miliki Bapak besar sekali, nanti tidak muat lho Pak, saya baru beberapa kali bercinta.”Saya berbisik supaya ia tidak takut, sebab saya juga akan hati-hati dan kujamin dia tidak akan merasakan sakit, malah akan nikmat. Setelah telanjang, Laras berdiri mematung di depanku sembari tersenyum dan menunduk.Saya berdiri mendekati dia dan menyentuh susunya yang kurasakan agak empuk begitu pula pantatnya. Dengan perlahan, kutekan kontolku masuk ke memek Sari. Dalam hati, saya sudah tidak sabar menanti jam makan siang, sebab setelah itu beberapa calon pegawaiku ini juga akan menghadapku.Waktu saya kembali pada kantor setelah makan siang, kulihat di ruang tunggu sudah berderet duduk beberapa gadis yang semua berdandan rapi. Sari melihat semuanya dengan muka merah padam, tak tahu sebab malu atau sebab nafsunya yang sudah naik.Sari diam




















