Maka kulayangkan sebuah mail lewat japri-nya. Ketika Aku bilang ke Alia tentang perasaan ini, ternyata dia mengalami hal yang sama. Bokep Dia sudah tak gadis lagi sejak setengah tahun sebelum bertemu aku lewat dunia maya. Semacam curhat. Tapi kali ini Alia “menghidangkan” seluruhnya! Pelan-pelan dong.”
“Oh, sorry Yang.”
Kukecup keningnya semesra mungkin, penuh perasaan. Diapun tak berusaha mencegah ketika celana dalam yang masih di pahanya itu kutarik lepas kembali. Membayangkan itu semua Aku jadi horny lagi.“Yang..” sapaku sambil mencium pipinya. Alia menahan. Gairah kerja menurun, marah-marah tanpa sebab. Tadinya Aku berencana untuk “keluar” di mulutnya. “Sebentar Yang,” kataku sambil membuka pahanya kembali. Saat ketemu inilah yang Aku tunggu-tunggu. Inilah wanita yang beberapa bulan terakhir ini memenuhi benakku dan mengisi hatiku. Selagi aku bengong mencoba mengerti tingkahnya ini, tiba-tiba kedua tangan Alia membuat gerakan cepat melepas celana dalamnya!




















