5 juta rupiah!” kata Bu Astrid.“Untuk saya?” tanyaku heran.“Ya, untuk kamu,” tegas Bu Astrid.“Wah, untuk apa ini, ya, bu?” tanyaku tak mengerti. Bokep JAV Astrid pintar bikin alasan untuk tidak perlu datang ke kantor cabang. Dari karyawan kantor, aku tahu nama Nyonya Gino adalah Astrid, sebuah nama yang elok. Sejumlah lembaran seratus ribuan tampak dari ujung amplop yang terbuka.“Itu untuk kamu dan anakmu. Dan aku benar. Dari karyawan kantor, aku tahu nama Nyonya Gino adalah Astrid, sebuah nama yang elok. Kupompa dengan penuh kelembutan dengan gerakan yang kusesuaikan dengan debar nafas Astrid. Saya taruh sini, ya!” kataku gugup. Dua puluh menit kemudian, masih dalam perjalaan balik ke Surabaya, ia mengeluarkan sesuatu dari tasnya.Astrid“Dimas, berapa umurmu?” Tanya Bu Astrid tiba-tiba.“24 tahun, bu”“Sudah menikah?”“Sudah, Bu. Kamu akan menjadi supir pribadi istri saya.




















