Kini giliranku menanggalkan daster yang ia kenakan.Begitu aku buka, aku terbeliak dibuatnya karena ternyata tubuh adikku begitu bohai (body aduhai). Entah mengapa Ibu tidak berniat untuk menikah lagi.Yang ibu lakukan setiap hari adalah sejak jam 4 subuh dia sudah pergi ke pasar dan pulang menjelang magrib, aku pun sekali-sekali pergi ke pasar untuk membantu ibu, itu pun kalau terpaksa sedang tidak punya uang. Bokep Japan ah mungkin hal yang biasa pikirku.“Pa.. Aku semakin geregetan saja dibuatnya melihat wajah cantik dan polos adikku ini.“Udah akan Aa jadiin pacar atuh. Wah ini kesempatan emas, alasan tidak memberitahu Ibu bahwa dia nggak masuk sekolah bisa kujadikan senjata agar aku bisa mandi bersama adikku.“Eh, ada tapinya loh, Aa nggak bakalan bilang ama Ibu asal Sumi mau mandi bareng ama Aa” kataku sambil mengedipkan mata.“Nggak mau. cpot.. air mani Papaku di semburkan ke rahim si Dewi…. Adiku tidak menjawab hanya bibirnya mendesis ssshh..




















