“ Sambil..mainin burung Erwin ma…” jawab Erwin pasrah, dia merasa tak ada gunanya lagi berbohong, toh sudah terlanjur tertangkap basah, Erwin hanya membayangkan pastinya mamanya akan marah sekali padanya, dan entah hukuman apa yg akan diberikan padanya, Erwin masih ingat beberapa bulan yg lalu, saat dia ikut-ikutan tawuran bersama teman-teman sekolahnya hingga keningnya luka akibat lemparan batu, mirna begitu marah besar saat itu, dan ia diberi hukuman dengan tidak diberi uang jajan selama satu bulan.Namun mengapa sampai saat ini mama belum memperlihatkan sikap marahnya, pikir Erwin yg membuatnya sedikit lega, namun juga agak heran, dan keheranan Erwin bertambah saat mirna tiba-tiba mendekatkan bibirnya ditelinganya, dan bertanya dengan lembut.“ Erwin..kamu suka dengan mama sayang….? Bokepindo Akhirnya anus puput diludahinya beberapa kali oleh mirna, hingga sebagian air ludah menetes kesela-sela paha puput, sedangkan yg lebih banyak lagi bersarang dalam lubang anusnya.“ Ayo Erwin…sekarang kamu bisa mengentot anus kak puput…kak puput udah gak sabar tuh…” goda




















