Aku hampiri Tante Ani, aku elus-elus kepalanya. Bokep Indo Yang aku tahu, aku sempat melihat bibi pembantu keluar rumah melalui pintu samping, yang tidak lama kemudian disusul Tante Ani yang keluar lagi dari ruang tengah.“Bibi tante suruh beli kue. Setelah uring-uringan sebentar, akhirnya kuputuskan untuk ke rumah Agus. Kemudian tiba-tiba kepalaku didorong kebawah. Sampai sekarang aku masih hidup membujang, meskipun sebenarnya aku sudah sangat siap kalau mau menikah. Tante Ani yang telentang dengan nafas memburu dan mata agak saya menatapku. ,” Tante Ani melenguh panjang, bersamaan dengan teriakanku yang kembali merasakan puncak yang kedua kali. Setelah masuk taksi, Tante Ani memberi isyarat padaku yang terbengong-bengong supaya diam, kemudian dia menyandarkan kepalanya pada jok taksi dan memejamkan matanya, entah kecapaian atau apa. Rencananya dia mau mengajakku jalan-jalan ke Mall xxxx sekedar menghilangkan kepenatan setelah seminggu penuh digojlok latihan sepak bola habis-habisan. Janji?”“He-em,” aku menganggukkan kepala.“Ingat, kalau kamu tepat janji, tante juga tepat janji.




















