Tetapi aku tetap berusaha bangkit dan dengan tertatihtatih berjalan ke kamar mandi.Kulihat jam dinding, Wah.., Sudah 3 jam aku berada di rumah itu. Ketika sore hari menjemput ibu, Pak Herman mengatakan bahwa ia baru saja membeli sebuah sepeda kecil untuk adikku, Charles. Bokeb Ada perasaan malu dan takut. Ayahmu kan sudah tiga tahun meninggalkan kita, sehingga ibu sudah cukup lama menjanda.Aku langsung bisa menebak apa yang akan dikatakan ibu selanjutnya. Kios masih buka dan adik yang menjaganya. Kalau saja sampai ibu tahu hubungan gelapku dengan Pak Herman , Ibu pasti akan sedih sekali. Jantungku berdebar keras sekali dan aliran darahku terasa amat cepat. Aku tak peduli. Hatiku sungguh hancur lebur. Hampir dua jam Pak Herman menjadikan tubuhku sebagai bulanbulanan nafsu seksnya.Bukan main! Lumayan, sebab selain jualan jamu ibu juga menjual rokok, permen, alatalat tulis, pakaian anakanak dan sebagainya.




















