Ia coba berkali kali namun ternyata telepon itu mati.“maaf , pak..teleponnya….” Devi tak dapat meneruskan kata katanya, orang orang yg mengejarnya kini sudah ada disana.“thanks bro…..kamu emang paling top..” kata si jenggot sambil meberi sejumlah uang pada satpam itu“hehehe..selamat menikmati,..boss” kata satpam itu lalu keluar.Devi sadar ia kini justru terjebak di sarang penyamun. Bokep Montok ia berusaha membalikan tubuhnya ketika kontol si gendut mendekati vaginanya, namun sia sia. Dengan kasar dan brutal kontol besar si gendut mencoba menerobos masuk vagina Devi.baru sepertiga bagian yg masuk rasa sakit yg tak tertahankan dirasakan Devi, ia kembali meronta ronta berharap benda tersebut dicabut keluar dari vaginanya, namun yg terjadi justru kontol tersebut terbenam semakin dalam di kehangatan vagina Devi.Devi mengerang kesakitan ,saat vaginanya harus menanggung beban berat tersebut, sampai akhirnya seluruh kontol si gendut terbenam di dalamnya. pintu akhirnya terbuka , muncul seorang pria berpakaian petugas keamanan , kelihatan bersiaga dengan senjatanya.“tolong saya..” kata Devi lalu menjelaskan




















