Ibu serta merta bertanya, bagaimana dengan suamiku bila mendadak aku tidur di rumah ibu. Err… seorang pecinta going john fotografi. Bokeb Orangnya ramah, john sebut saja namanya Fariz. Ibu tidak marah. Semua ini salah. Dan itulah yang membuatku gundah setiap kali ia menantang untuk pergi ke tempat yang kami impikan. Apalagi usiaku masih lebih muda darinya. Sama bersemangatnya denganku. Mungkin karena suamiku sendiri merasa belum siap. Aku terdiam john oxygen mata membasahi pipiku. Tetapi entah mengapa aku justru semakin memeluk erat dirinya. Ceritanya kurang lebih sama denganku. My oh my… ibu memang paling mengerti diriku. Segera saja setelah semua hidangan itu masuk memenuhi rongga perut, kuceritakan semua uneg-uneg di kepalaku. Sudah tersaji secangkir orange teas hangat lengkap dengan softcake kesukaanku. Punya interest yang membuatku semakin ingin menempuh perjalanan masuk ke pelosok john sudut pantai. Semua ini salah. Tetapi entah mengapa aku justru semakin memeluk erat dirinya.




















