Entah bagaimana cara mereka mencari uang, hingga bisa kaya raya seperti ini.Tapi memang nasib, rejeki, maut dan jodoh berada di tangan Tuhan. Wanita yang kuperkirakan berusia sekitar tiga puluh delapan tahun itu memandangiku dengan kening berkerut. Bokep Tante Kemana saja Nyonya Majikan pergi, aku selalu berada di sampingnya. Bahkan Nyonya Wulandari menjilati tetesan darah yang ke luar dari luka di bahu dan dadaku, akibat gigitan giginya yang cukup kuat.Dan dia jadi semakin liar, hingga pada akhirnya wanita itu memekik cukup keras dan tertahan dengan sekujur tubuh mengejang saat mencapai pada titik puncak kenikrnatan yang tertinggi. Dan entah mendapat pertolongan dari mana, aku menemukan juga penyakitnya. Seharian ini aku kembali mencoba untuk mencari pekerjaan. Aku bisa berkata begitu karena bukan cuma jadi sopir dan pengawal saja. Aku diberi sebuah kamar, lengkap dengan tempat tidur, lemari pakaian dan meja serta satu kursi. Aku sempat terlunta-lunta, tanpa ada seorangpun yang mau peduli.




















