Namun apa yang dia rasakan saat itu berbeda. Bokepindo Dan tidak mau lagi dengan kenikmatan dunia yang tiada berarti ini. Ujung tambang itu nampak lenyap di… bokong Ratri.“Aahh!! Dia juga mengenakan kemben hitam yang seolah mendorong payudaranya yang montok ke atas. Kalau begitu sana Kangmas menikah dengan Bapak, jangan denganku.”
Calon suaminya tak menggubris. Dua musuh berubah menjadi sepasang kekasih yang bibirnya saling berpagutan, tangannya saling menjamah, tubuhnya saling belit dalam nafsu. *****“Di sinikah tempat dia?” kata Sekar kepada dirinya sendiri. Lepaskan segera temanku Ratri!” tantang Sekar. “Engkau sudah menelan bibitku, den ayu… bibitku bisa mengubah perempuan yang menelannya menjadi sundalku…” Bayang Ireng menjelaskan, selagi Ratri bersimpuh di sampingnya dan mengelus pahanya. Dia ingin bangun tapi selain mengangkanginya, rupanya Bayang Ireng juga menggunakan bayangan untuk mengikat pinggangnya ke tanah. Bagian yang apabila disentuh, akan membuat dia takluk dalam asmara. Sekar mengenakan kain merah yang tidak rapi menutup tubuh bawahnya, sehingga sekali-sekali paha mulusnya tersingkap.




















