Hanya suara kebetan majalah yang kubuka cepat yang terdengar selebihnya musik lembut yang mengalun dari speaker yang ditanam di langit-langit ruangan.Langkah sepatu hak tinggi terdengar, pletak-pletok-pletok. Kalau saja, tidak keburu wanita yang menjaga telepon datang, dia sudah melumat Kejantananku. Bokep indo new Makin lama suara sepatu itu seperti mengutukku bukan berbunyi pletak pelok lagi, tapi bodoh, bodoh, bodoh sampai suara itu hilang. ” ujarku sekenanya. Dia tidak melanjutkan kalimatnya. Tetapi eh.., diam-diam dia mencuri pandang ke arah kejantananku. ” kataku sambil menancapkan Kejantananku amblas seluruhnya. Tetapi, bayangan itu terganggu. “ Halo..? Ah masa bodo. Dia menurunkan sedekit tali kolor sehingga pinggulku tersentuh. Aku lupa kelamaan menghitung kancing. “ Itu kali Mbak, ” kataku datar dan tanpa tekanan. Tidak lama wanita itu mengetuk langit-langit angkot. Lalu dekocok-kocok sebentar. Sudah tiga tahun, benda ini tak kurasakan Sayang. Masih terasa tangannya di punggung, dada, perut, selangkangan. Sambil menjawab telepon di kursi dia menunggingkan pantatnya.




















