Aku bersyukur masih ada pria yang mau menerimaku, karena aku sudah sampai di titik pasrah. Bokep Jika itu adalah hukuman Tuhan, maka aku bersedia menerimanya. Aku hanya bisa menangis saat itu, bahkan keluargaku sudah tahu masalah ini. Ya, saat itu, cinta membutakan hatiku. Apa yang disampaikan atasanku cukup mengejutkan, ternyata desas-desus perselingkuhanku bagai bom waktu. Aku punya sahabat yang baik, kami seumuran, sebut saja namanya vera. Dengan keberanian yang tersisa, aku memutuskan untuk mengundurkan diri dari kantor. Setelah berbagai tes yang kujalani, aku diterima bekerja di sana. Terbakar hingga tulangku terasa remuk dan tidak ada yang tersisa dari diriku. Padahal, beberapa jam yang lalu, mas Deden mencium pipiku dan mengatakan aku lebih cantik dibanding istrinya. Aku pikir, jika dia menerima ajakanku tanpa Mita, berarti dia ada rasa denganku. Aku memutuskan untuk pindah ke kota lain untuk menenangkan diri dan mencari pekerjaan baru. Keberuntungan berpihak padaku, bank swasta tempat mas deden bekerja membuka lowongan,




















