Maka aku pun hanya bisa membayangkan tidur bersama mereka berdua. Bokep Crot Ketika memasuki lok, di sana ada banyak meja yang kosong, sempat aku berpikir,“Apakah aku salah tempat?”
“Dutt..” kulihat seorang teman memanggil diriku.Aku biasa dipanggil endut oleh teman karena perut yang agak-agak buncit dikit, mungkin karena terlalu banyak minum x yach.“Git, ngapain di sini?” tanyaku ke Ragit, karena kulihat di mejanya hanya ada sebotol Fanta. “Mas.. “Boleh, lagian besok libur kantor, nganggur,” kataku.Sambil makan aku memperhatikan Erika yang tak kalah cantik dibanding Nani, tingginya sekitar 160 cm, dadanya sekitar 34, kulitnya coklat, pinggulnya agak kecil (lumayan). Maka aku pun hanya bisa membayangkan tidur bersama mereka berdua. aku.. kamu mau yang mana?” tanya Ragit kepadaku.Kemudian aku melihat separuh foto-foto itu karena yang separuhnya sedang dilihat Ragit.




















