Di rumah yang besar ini aku tidak memiliki pembantu wanita satupun, walaupun suamiku pernah menyarankan agar aku menyewa pembantu, tapi aku menolaknya dengan alasan apa yang akan aku kerjakan di rumah yang besar ini kalau semuanya dikerjakan sama pembantu, awalnya suamiku agak khawatir aku jatuh sakit akibat terlalu lelah bekerja, tapi akhirnya aku memberikan alasan yang membuatnya sedikit lega. Bokep Japan tok… pelan-pelan aku mengetuk pintu kamarnya, “Ri, boleh ibu masuk?” tanyaku dengan lemah lembut.“Iya Bu silakan, masuk aja ga di kunci ko!” suara Ari yang terdengar dari dalam,Akupun membuka pintu dan melangkah masuk, anak itu terbaring di ranjangnya di bawah selimut.“Gimana Ri keadaanmu sekarang?” sambil tersenyum aku duduk persis di samping wajahnya, saat itu aku masih menggunakan daster berwarna putih,“Baik kok Bu udah mendingan” katanya sambil berusaha untuk duduk, tapi dengan cepat aku menahanya,“Sudahla Ri kamu tiduran aja, lagi sakit gini harus banyak istrahat“ kataku sambil terseyum, dan dia membalas senyumanku, entah kenapa




















