Hehe” jawabku semangat.“Iya-iya.. terus sayang, kamu nakal.. Bokep Mama Mamaku tersenyum kepadaku sambil melepaskan pula pelukanku.“Kenapa sayang? Hmm… yaudah letakkan tas kamu dulu ke kamar, mama tunggu di belakang.” Kataku sambil menuju kamar mandi belakang yang mana juga tempat mencuci, dia juga menuju kamarnya.Setelah beberapa saat dia telah kembali dengan hanya mengenakan celana dalamnya. Tuh lihat burung kamu negang gitu” ujar mamaku, aku hanya senyum-senyum saja mendengarnya sambil masih asik mengenyot susu mama.Tiba-tiba terdengar suara pagar digeser, papaku pulang. Anak mama nakal yah…” kataku menggodanya lagi.“lain kali yah sayang, kalau kelamaan entar ketahuan papamu” kataku, ku lihat wajahnya cukup kecewa tapi ya ku biarkan saja walau agak gak tega.Ku buka bra dan kancing kemejaku lagi, kali ini kololoskan seluruh kemeja dari tubuhku sehingga bagian atas tubuhku kini benar-benar polos di depan anak kandung laki-lakiku.“mama cantik…” katanya terpesona melihat tubuh atasku, yang terpampang bebas dihadapan matanya untuk dia nikmati.Aku juga merasakan perasaan lain telanjang dada




















