Malam itu agak panas dan saya merasa penat sekali. Saya bertugas di bagian system analyst. Bokeb Syukurlah suaminya tidak curiga.Sejak peristiwa saya dan Inne di kamar mandi kantor malam itu, hidup saya menjadi tidak tenang rasanya. Ughh, saya mengerang-erang karena sensasi kenikmatan. Sungguh pun keadaannya demikian, kami merasa bahagia. Jika saya teruskan maka saya akan orgasme.Saya berhasil menarik penis saya tepat pada waktunya, sehingga saya sempat menarik nafas panjang untuk meredakan ketegangan dan menetralisir keadaan penis saya yang hampir kolaps. Inne berbisik”, Kamu belum, Er.”
“Enggak apa-apa. Inne menunggu sampai suaminya menjemput. Ketika kami berpakaian, Inne bertanya, “Kamu menyesal?” Saya jawab tidak. Kita saling berpelukan, sampai akhirnya saya berinisiatif mengajaknya membersihkan badan kita dengan air hangat berdua, dan kami mandi berdua di bawah siraman air hangat.




















