“Habis.. Kenikmatan yang luar biasa. Bokep Tante Begitu akrabnya kami sehingga tak jarang kami Dik Duta juga membantu kalau ada kerepotan dirumah sehingga lingkungan taunya memang adik saya. Enak aja ngomongin nasib orang nggak ngajak yang diomongin” aku langsung protes nglendot di pangkuan Mas Pujo. Bahkan sehari-hari kami makin terbuka misalnya ditengah guyonan, kadang kadang Dik Duta seolah mau memelukku dan bahkan sembunyi-sembunyi berani menciumi pipiku kalau mau pamit pulang Jakarta.Demikian pula sebaliknya Mas Pujo seolah membiarkan kami bercengkarama kadang kadang bahkan ngompori, “Ooo mabkyumu itu biar STW tapi malah tambah punel (maksudnya memeknya) lho Dik Duta” kalau sudah begitu aku yang merah padam, tapi untungnya hanya kami bertiga.Seperti kebiasan kami, pada hari libur Sabtu Minggu kami bertiga week end di kebun kami di Tawangmangu.




















