“Garrgggggg Mangggggg!!” aku terpekik geli. Bokep Barat Tapi yang pastinya lebih enakan dari depan. Mamangg entot non sekarangg!!…”
Ternyata harapanku saat itu sia-sia.Mang Gimin sudah menekan….. Duhhh!!! Sabrina ngga mau denger lagiii! “Tet..tapii bang saya takut soalnya dia sudah sejak kemarin-kemarin ngincar saya”ujarku berkelit. Cepetann masukinnn!”
Tetapi aku dibuatnya heran ketika ia memintaku tetap terlentang. Tatapannya kurasakan begitu kebapakan sekaligus membuat aku tersadar jika ia bukanlah lagi sopirku yang bisa kuperintah atau ku olok-olok sekehendak hatiku. “Non….Maafkan mamang ya….” bisiknya lembut berusaha menghiburku. Bukannya punya mbak Narti lebih cantik dan lebih besar dari punya Sabrina?”pancingku pingin tahu sebenarnya kriteria macam apa yang menjadi kesukaannya. ”Oya Nonn..besok pagi biar mamang anterin ke sekolah ya?”
“He eh!”ujarku sambil mengangguk mengiyakannya. Ke dua-duanya berusia paruh baya. Betapa indahnya kedua batang kaki yang bergerak saling mendahului itu.




















