Cairan yang keluar dari vagina Nadia bercampur sedikit dengan darah.“da..sorry tadi gue keluarin di dalem..”ujarku
“nggak apa-apa kali,..kalo nanti gue bunting,,bapaknya ni anak kan elo” jawab ida.Hanya bisa tertawa, kami berdua tertawa sejadi-jadinya melihat perbuatan kami tadi. Ida menarik kepalaku mendekati vaginanya yang sudah basah sedari tadi. Link Bokep Kedua buah dadanya menjepit lenganku,dan entah sengaja atau tidak Nadia mulai mengosokan kedua buah dadanya naik turun, sebenarnya kejadian itu sangat aku nikmati namun karena memang pada dasarnya kami tidak memiliki rasa cinta, jadi aku memutuskan untuk bersikap normal. Ida mulai menganggkat penisku dan mulai mengurutnya dari atas ke pangkal paha selma 10 menit, rasanya seperti berenang di awan, apa lagi saat Nadia menempelkan bibirnya ke ujung kepala penisku dan menghisapnya pelan..,,“udah…udah…”ujarku sambil mencoba menarik penisku keluar dari mulut Nadia,Tak lama setelah itu kerasakan sesuatu keluar dari penisku, tidak dapat lagi kutahan.




















