Yang pasti bukan perkosaan atau jenis paksaan lainnya. Mungkin ada rokok tyang tertingal. Bokep Arab Teriakan ‘enak’ dan ‘sakit’ datang bersamaan dan beruntun. Aku membayangkan aku sebagai Warni yang sedang menciumi otot-otot gempal lelaki yang bukan suamiku. Achh, siapa tahu.. Sperma ini milik lelaki itu. Sementara itu sayup-sayup kudengar pula suara lelaki dan perempuan yang seperti sedang meregang jiwa dari kamar pengantinku. Pasti istriku yang mematikan lampu itu. Kulihat cakarnya terhunjam pada daging dadanya yang menghasilkan alur luka yang panjang berdarah. Lebih lengket dan kental karena hampir mengering. Sungguh sebuah ‘kontrastistik erotisme’ yang sangat indahnya.Tak diragukan lagi, kedua insan ini langsung memasuki keadaan yang memanas penuh atmosfir birahi. Amppuunn.. Aku menunggu beberapa waktu sebelum aku mengendap memasuki halaman rumahku sendiri. Puting susunya nampak menghitam. Aku meraba lendir. Aku pergi ke kamar mandi. Celana dalam itu kuamati lebih cermat. Bukankah Warni selalu menunjukkan cinta dan kesetiaannya padaku selama ini?




















