“Yaa.. Bokep STW “Benar Bu..” jawabnya singkat.“Yah apa boleh buat, sekarang terserah Papa dech..” kata isteriku. Enak.. Dua belas menit kemudian Mia melingkarkan kakinya ke pinggang saya sambil menarik kepala saya untuk melumat bibir karena sudah mencapai orgasmenya.“Pak.. Pak.. kamu sedih..?!” selidikku sambil memeluk tubuhnya. Oochh..” desahku sambil kutekan pantatnya agar kemaluanku terasa masuk lebih dalam lagi untuk memuncratkan spermaku.Rupanya Mia benar-benar capai, Mia langsung tertidur diatas tubuh saya dengan posisi kemaluan saya masih tertanam dilubang vaginanya.Dua jam kemudian saya terbangun karena merasa sesak nafas, sebab si Mia masih menindihku dengan pulasnya. Mia agak terbelalak melihat burungku yang sudah tegak sejak tadi dan tangannya mendekati dengan perasaan berdebar untuk memegangnya.“Kamu genggam batangnya, lalu kocok perlahan seperti memerah susu sapi..” perintahku lagi.“Begini ya Pak..” Mia berkata sambil melakukan kocokan perlahan (karena Mia sudah lihat caranya di VCD).




















