“Boleh. Bokep Barat Kini kami dalam keadaan polos tanpa selembar benang. Que sera sera, whatever will be will be. Ayo.. Buru-buru aku naikkan lagi ritsluitingku.“Eh Mbak Antik.. Kugigit bibir bawahku untuk menahan rangsangan ini. Bukan pekerjaan sulit atau mengeluarkan tenaga” “Jangan To. Kucium bulu halus di leher belakangnya. Aku kembali dalam posisi telentang. Sekarang ini mungkin temanku yang rumahnya di samping ini belum tidur dan menungguku di depan.Kupikir keadaan belum memungkinkan untuk beraksi, namun kutunggu sampai Mbak Antik keluar dari kamar mandi untuk sekedar mengetahui sinyal atau tanda-tanda awal dari gerak tubuh dan sikapnya. Beberapa hari kemudian aku sedang melintas di depan rumahnya tiba-tiba aku dipanggil.“To.. “Sudah Mbak. Aa.. Mbak Antik masuk ke rumahnya lewat pintu belakang. Akibatnya acara main gitar jadi kacau berantakan. Alkoholnya nggak ada tapi Bapaknya dulu kalau membersihkan tape biasanya pakai ini,” sambil mengangsurkan bawaannya.Kuterima dan kuperhatikan, ternyata dugaanku salah. Que sera sera, quo vadis, eureka, ereksi dan seterusnya aku




















