Sampai aku makan siang, barulah muncul tukang pijit itu, orangnya tua memakai ikat kepala dan membawa tas kulit kumal, berbaju hitam, dan celana komprang selutut, dia menyuruhku memakai sarung.Siapa namanya, pak, aku bertanya saat tukang pijit mulai memijitku. Bokep Ojol ngaaaaak mauuuuuuu ?., tapi istriku memegang paayudara kanannya bagian bawah dan menyodorkan ke mulut Mbah Demo dan Mbah Demo langsung mencaplok payudara kanan istriku yang disodorkan ke mulutnya. Lho, iya mbah kan hotel ini nggak boleh bawabawa, memang apa mbah melihat saya oang yang nggak bener kata istriku sambil menjulurkan tangan kanannya untuk bersalaman dengan Mbah Demo. semakiiin dalaaaaam maaaas ?..maaaas hheeeeghhh ?. Wah, kebetulan saya bawa surat nikah, mbah,kata istriku mengambil surat nikah dari tasnya dan menyodorkan setengah membungkuk dan kulihat mata Mbah Demo langsung tertuju di blaser kuning istriku yang berleher rendah dan Mbah Demo menatap tajam gundukan daging payudara istriku bagian atas.Jeng, pijet ya, kata Mbah Demo Saya, nggak biasa dipijat




















