Aku kemudian diberinya pakaian yang pantas dan dipaksa untuk masuk ke mobil. Dia lalu mengangkat kedua kakiku ke atas dan kemudian ditekan dalam keadaan mengangkang ke arah dada. Bokepindo Dia ternyata membawaku ke halaman belakang. Aku hampir-hampir tidak kuat menahan pelecehan itu. Aku menurutinya. Aku menurutinya. Aku melumuri seluruh badanku dengan lumpur termasuk wajahku. Aku adalah seorang budak.Nyonya Hana menaruh makanan yang dibawanya di mangkuk makanan anjing dan menyuruhku untuk makan dalam keadaan merangkak dan hanya boleh menggunakan mulut seperti layaknya seekor anjing. Aku hanya bisa pasrah dengan apa yang akan terjadi berikutnya.Tiba-tiba. Aku harus patuh padanya. Kalau tidak, aku akan ditinggalkan selamanya di hutan tanpa pakaian. Setelah Nyonya Hana pergi, aku pun mulai berjalan ke arah jalan raya. Dia masih kembali memiringkan lilinnya ke arah tubuhku. Setidaknya, anjing masih diberikan makanan secara teratur dan disayang oleh majikannya. Imbalanku adalah kesenanganku.Aku akan bercerita sebagian pengalamanku selama jadi budak Nyonya Hana. Nyonya Hana kembali




















